Dalam beberapa tahun terakhir, industri mainan koleksi mengalami perubahan yang cukup besar. Kolektor kini tidak hanya mencari action figure yang siap dipajang, tetapi juga produk yang memberikan pengalaman lebih: bisa dirakit sendiri, dimodifikasi, dikoleksi, hingga menjadi bagian dari komunitas penggemar.
Di tengah tren tersebut, nama Blokees muncul sebagai salah
satu produsen mainan asal Tiongkok yang berkembang pesat dan semakin dikenal di
berbagai negara. Di balik merek tersebut terdapat perjalanan
bisnis yang sudah dimulai sejak 2014.
Berdiri pada 2014
Blokees merupakan merek yang berada di bawah
kelompok usaha Bloks, perusahaan mainan asal Tiongkok yang didirikan
pada 2014.
Profil perusahaan di LinkedIn mencantumkan
tahun berdiri Blokees pada 2014, sementara sejumlah sumber lain mengenai
sejarah perusahaan juga menempatkan awal berdirinya bisnis Bloks pada periode
tersebut. Pendiri perusahaan adalah Zhu Weisong, yang kemudian membawa
perusahaan berkembang dari bisnis mainan konstruksi menuju industri mainan
karakter dan koleksi.
Pada tahap awal, perusahaan tidak langsung
dikenal melalui action figure seperti yang sekarang banyak ditemui. Bisnisnya
berkembang dari konsep building blocks atau mainan konstruksi.
Perubahan besar terjadi ketika perusahaan mulai
mengembangkan konsep yang menggabungkan balok rakitan dengan karakter.
2022: Blokees Mulai Dikenal sebagai Produk
Karakter Rakitan
Tahun 2022 menjadi salah satu titik
penting dalam sejarah Blokees.
Pada tahun tersebut, produk BLOKEES-style
assembly character toys mulai diluncurkan secara komersial, bersamaan
dengan IP milik sendiri bernama Hero Infinity. Setelah itu, Blokees
mulai memperluas bisnis melalui berbagai lisensi karakter internasional.
Inilah yang kemudian membuat nama Blokees
semakin dikenal.
Alih-alih menjual action figure yang sudah
jadi, Blokees menawarkan karakter dalam bentuk bagian-bagian yang harus
dirakit. Konsumen mendapatkan pengalaman membuat figur tersebut sendiri sebelum
akhirnya dapat dipajang atau dimainkan.
Konsep tersebut menjadi salah satu identitas utama Blokees.
Dari Mainan Rakitan Menuju Pasar Koleksi Global
Blokees dikenal melalui produk mainan karakter
yang menggabungkan konsep model kit dengan dunia collectible toys.
Produk-produknya umumnya terdiri dari beberapa bagian yang dirakit oleh pembeli
sebelum menjadi figur utuh.
Konsep ini membuat pengalaman membeli Blokees
tidak berhenti saat produk dibawa pulang. Ada proses merakit, memasang
aksesori, menentukan pose, hingga dalam beberapa kasus melakukan modifikasi
atau kustomisasi.
Dengan pendekatan tersebut, Blokees mencoba
menarik beberapa kelompok konsumen sekaligus: anak-anak, penggemar karakter
populer, kolektor, hingga para penggemar model kit.
Mengandalkan Karakter-Karakter Populer
Salah satu kekuatan terbesar Blokees adalah
kemampuannya menghadirkan berbagai karakter dari franchise terkenal.
Portofolio produknya mencakup karakter dari dunia Transformers,
DC, Evangelion, Naruto, Ultraman, Jurassic World, Minions, Hatsune Miku, Saint
Seiya, Mega Man, dan berbagai lisensi lainnya.
Strategi ini membuat Blokees memiliki pasar yang
luas. Seorang penggemar Transformers mungkin tertarik pada lini robotnya,
sementara penggemar anime dapat menemukan karakter dari Naruto atau Evangelion.
Dengan kata lain, Blokees tidak hanya mengandalkan
satu franchise besar. Mereka membangun katalog produk yang dapat menjangkau
berbagai kelompok penggemar.
Tahun 2026 Menjadi Periode Ekspansi Besar
Sepanjang 2026, Blokees terlihat semakin serius
memperluas kehadirannya di pasar internasional.
Pada ajang Spielwarenmesse 2026 di Nürnberg,
Jerman, Blokees menampilkan ratusan produk dari berbagai lini. Kehadiran di
salah satu pameran mainan terbesar dunia ini menjadi tanda bahwa perusahaan
tersebut ingin memperkuat posisinya di pasar global.
Tidak
lama kemudian, Blokees juga hadir di Toy Fair New York 2026. Di Amerika
Serikat, mereka kembali menunjukkan portofolio produk yang luas, mulai dari
model kit karakter hingga produk koleksi untuk berbagai kelompok usia.
Ekspansi
tersebut kemudian berlanjut ke Asia Tenggara melalui Thailand Toy Expo 2026.
Dalam pameran ini, Blokees memperkenalkan ratusan produk dan sejumlah model
baru.
Rangkaian
kehadiran di Jerman, Amerika Serikat, dan Thailand menunjukkan bahwa Blokees
tidak lagi hanya berfokus pada pasar domestik Tiongkok. Perusahaan ini secara
aktif membangun jaringan dan pengenalan merek di berbagai kawasan dunia.
Bukan Sekadar Menjual Mainan
Hal yang
menarik dari perkembangan Blokees adalah strategi mereka yang semakin
menekankan pada komunitas.
Pada 2026,
perusahaan ini memperkenalkan misi baru dengan semangat “Inspire Creativity,
Share Joy.” Pesan tersebut mencerminkan arah yang ingin ditempuh Blokees:
bukan hanya menjual produk, tetapi juga mendorong konsumennya untuk berkreasi.
Penggemar
dapat merakit figur, mengganti aksesori, membuat pose, melakukan modifikasi,
repaint, atau membuat kreasi mereka sendiri.
Blokees juga
mengembangkan konsep komunitas kreator melalui Blokees Family Creator atau
BFC. Pendekatan seperti ini semakin penting di industri koleksi modern
karena produk yang memiliki komunitas aktif biasanya dapat mempertahankan minat
penggemarnya dalam jangka panjang.
Indonesia
Menjadi Salah Satu Pasar Penting
Bagi
penggemar mainan di Indonesia, perkembangan Blokees juga memiliki arti
tersendiri.
Data
perusahaan menunjukkan bahwa bisnis internasional Blokees mengalami pertumbuhan
sangat besar dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia disebut sebagai salah
satu pasar luar negeri yang memberikan kontribusi penting terhadap pertumbuhan
bisnis internasional perusahaan.
Hal
ini menunjukkan bahwa pasar Indonesia memiliki posisi yang semakin
diperhitungkan oleh produsen mainan koleksi asal Tiongkok.
Fenomena
tersebut sebenarnya cukup mudah dipahami. Indonesia memiliki komunitas kolektor
yang besar dan beragam, mulai dari penggemar action figure, model kit, anime,
film, komik, hingga karakter robot.
Produk Blokees berada di tengah berbagai kategori
tersebut. Mereka menawarkan karakter populer dalam bentuk yang bisa dirakit dan
dikoleksi, sehingga menarik bagi konsumen yang ingin mencoba model kit tanpa
harus langsung masuk ke produk yang sangat rumit atau mahal.
Membentuk
Ekosistem Produk
Blokees juga terus memperluas jenis produknya. Mereka tidak hanya memiliki
satu format mainan, tetapi mengembangkan berbagai lini dengan tingkat
kompleksitas dan konsep yang berbeda.
Beberapa produk ditujukan bagi konsumen yang menginginkan pengalaman
merakit sederhana. Sebagian lainnya menawarkan detail, aksesori, dan
kemungkinan pose yang lebih banyak.
Selain itu, Blokees juga mengembangkan produk dengan konsep surprise box
atau blind box, yang menggabungkan unsur kejutan dengan aktivitas mengoleksi.
Strategi ini memungkinkan satu merek menjangkau berbagai jenis konsumen.
Ada yang membeli untuk dimainkan, ada yang membeli untuk dipajang, dan ada pula
yang berburu karakter tertentu untuk melengkapi koleksi.
Tantangan
di Masa Depan
Meski berkembang cepat, Blokees tetap menghadapi persaingan yang tidak
ringan.
Pasar mainan koleksi saat ini dipenuhi oleh banyak produsen besar. Blokees harus bersaing dengan perusahaan yang telah memiliki
pengalaman panjang dalam industri action figure, model kit, collectible toys,
dan blind box.
Tantangan berikutnya adalah mempertahankan kualitas produk. Ketika sebuah
perusahaan berkembang sangat cepat dan meluncurkan banyak produk dari berbagai
lisensi, konsistensi kualitas menjadi faktor yang sangat penting.
Ketersediaan produk, harga, distribusi, serta kualitas layanan di berbagai
negara juga akan menentukan apakah pertumbuhan cepat tersebut dapat bertahan
dalam jangka panjang.
Blokees Sedang Berada dalam Fase Penting
Hingga 2026, Blokees tampak sedang berada dalam
salah satu fase paling penting dalam sejarah perusahaannya.
Merek ini terus memperluas lisensi karakter,
menghadirkan lini produk baru, memperkuat komunitas penggemar, dan tampil dalam
berbagai pameran mainan internasional.
Blokees kini bukan lagi sekadar nama baru yang
menawarkan model kit karakter. Perusahaan ini sedang membangun posisinya
sebagai salah satu pemain baru yang cukup agresif dalam pasar mainan koleksi
global.
Apakah Blokees akan mampu mempertahankan
pertumbuhan tersebut dalam beberapa tahun mendatang tentu masih harus dilihat.
Namun, satu hal sudah cukup jelas: perkembangan mereka patut diperhatikan.
Bagi kolektor dan penggemar mainan, perjalanan
Blokees menarik karena memperlihatkan bagaimana sebuah perusahaan asal Tiongkok
dapat memadukan lisensi karakter terkenal, model kit, collectible toys, dan
komunitas kreator dalam satu strategi bisnis.
Dengan ekspansi yang terus berjalan dan perhatian
yang semakin besar terhadap pasar internasional—termasuk Indonesia—Blokees
berpotensi menjadi salah satu nama yang semakin sering ditemui di rak kolektor
pada tahun-tahun mendatang.