Monday, January 2, 2017

Captain Marvel Carol Danvers

Carol Danvers berprofesi sebagai kepala keamanan di Markas Angkatan Udara Amerika Serikat, dia bertemu dengan Dr. Walter Lawson yang merupakan jelmaan manusia dari makhluk asing bangsa Kree yang dikenal dengan nama Captain Marvel.

Singkat cerita saat Carol Danvers terlalu dekat dengan Captain Marvel (Dr. Walter Lawson) dia terjebak dalam ledakan yang berasal dari “Psyche-Magnetron” buatan bangsa Kree, walaupun Captain Marvel bisa menyelamatkannya, namun Carol Danvers mengalami cedera serius.

Carol Danvers disembuhkan dan muncul lagi dengan kekuatan super yang dikenal sebagai Ms. Marvel. Kekuatannya berasal dari paparan ledakan yang menyebabkan struktur genetika Carol Danvers berubah dan menyatu dengan Captain Marvel, perubahan tersebut menjadikannya manusia hibrid antara manusia dengan Kree.

Setelah menyelami masa lalunya dan berkontemplasi tentang arti sang legenda Captain Marvel baginya akhirnya Carol Danvers berhenti sebagai Ms. Marvel, lalu pada tahun 2010 Carol Danvers mengasumsikan dirinya sebagai Captain Marvel.

Kekuatan Captain Marvel Carol Danvers

Carol Danvers memiliki kekuatan super yang meliputi daya tahan tubuh, stamina, mampu merasakan indera keenam secara terbatas, bisa terbang, dan kebal terhadap racun mematikan karena struktur genetikanya yang telah tercampur dengan bangsa Kree.

Mampu mengendalikan berbagai macam energi dari luar angkasa, mengontrol panas, spektrum elektomagnetik, dan garvitasi. Carol Danvers bisa melaju dalam kecepatan cahaya, serta mampu betahan dalam ruang hampa.

Bisa menyerap dan memancarkan energi dalam bentuk photon, terbang dengan kecepatan suara, dan mampu bertahan dalam tekanan seberat 92 ton. Bisa menyerap energi sihir tanpa berdampak apa pun terhadap dirinya.

Sebagai manusia biasa Carol Danvers mempunyai keahlian “hand-to-hand combat”, penembak jitu, dan agen mata-mata.

Captain Marvel the Movie

Film Captain Marvel versi layar lebar rencananya akan tayang 8 Maret 2019, Carol Danvers sebagai Captain Marvel akan diperankan oleh Brie Larson.

Akan tetapi Carol Danvers akan muncul terlebih dahulu di film "Avengers: Infinity War" pada 4 Mei 2018 seperti halnya Black Phanter dan Spider-Man yang muncul lebih dulu sebelum film solo-nya di film "Captain America: Civil War" lalu.

Friday, December 30, 2016

DORA MILAJE



Dora Milaje bukan nama orang, Dora Milaje adalah istilah untuk penjaga perdamaian di Wakanda.

Awalnya Dora Milaje terdiri dari prajurit terlatih laki-laki dan perempuan Wakanda, namun pada tahun 90-an Dora Milaje hanya terdiri dari sekumpulan elit prajurit perempuan yang bertugas untuk menjaga dan melayani raja.

Dora Milaje telah ada selama beberapa dekade, mereka pernah melawan penjajah bahkan pasukan Nazi pada masa Perang Dunia II di bawah pimpinan kakek T’Challa yaitu Raja Azzari.

Sudah jadi tradisi Dora Milaje mencukur rambut dan memakai tato di bagian kepala. Anggota Dora Milaje terdiri dari 500 orang, beberapa di antaranya tidak memiliki nama, namun sebagian memiliki nama seperti Aneka, Ayo, Okoye, Malice, dan Chanté Giovanni Brown.

Di Dunia Marvel mereka adalah tim perempuan yang paling ditakuti dan selalu berhasil dalam melakukan misinya, mereka juga kuat, pernah melawan Black Widow, dan hampir mengalahkan salah satu mutant terkuat Storm, Namor, dan ribuan tentara dengan mudah.

Kemampuan tempur mereka tidak hanya di hutan, tapi nyaris di segala medan.

Ada tim elit Dora Milaje yang disebut “The Midnight Angels”. Mereka dibekali kemampuan tempur yang tinggi dan mampu menggunakan segala jenis senjata mematikan. Dora Milaje memang dilatih untuk membunuh tapi Black Phanter membatasi tugas yang mereka tanggung, dan mereka mematuhinya.

Dora Milaje bukan istri raja tapi penjaga dan prajurit raja. Ketika T’Challa menikah dengan Storm, mereka tetap melanjutkan tugas menjaga & mematuhi titah sang raja.

Di film Captain America: Civil War, salah seorang dari Dora Milaje diperankan oleh aktris Uganda-Jerman Florence Kasumba dengan tagline-nya: “Move Or Be Moved”.

Friday, December 23, 2016

OM TELOLET OM!

Kayaknya tahu fenomena “Telolet” sekitar bulan November 2016, waktu itu videonya sempat viral di media sosial Facebook. Video tersebut menggambarkan sekelompok anak yang meminta sopir bus atau truk untuk membunyikan klakson khas yang terdengar “Telolet” di pinggir jalan.

Pada akhir Desember sebelum natal kata “Om Telolet Om” menjadi trend topick dunia di jejaring media sosial Twitter, berbagai kalangan mulai dari Disc Jockey (DJ), pemain sepak bola, dan selebritis dunia bingung apa arti “Telolet” itu.

Tak lama kemudian muncul versi video “Om Telolet Om” remix, youtube, dan aplikasinya di Android. Sungguh luar biasa, padahal fenomena “Om Telolet Om” hanya berawal dari permintaan sederhana dari anak-anak Salatiga dan kawasan Pantura kepada supir bis dan truk untuk membunyikan klaksonnya, siapa sangka bisa mewabah di seluruh dunia.

Tuesday, November 8, 2016

Aksesori Action Figure Murahan

Ada yang masih ingat adegan di film The Avengers 2012 ketika Nick Fury mengamankan tesseract ke dalam briefcase (koper)? Ternyata warna koper itu perak ya? Baru ngeuh kirain hitam.

Dapat aksesori berupa koper dari figur tentara 3.75", tapi kayaknya koper itu lebih cocok untuk figur 6". Kepikiran koper itu buat aksesori Nick Fury saja, karena aksesori sebelumnya (bukan bawaan) berupa bazooka ujungnya patah.

Pas dipasangin ternyata lumayan pas. Tinggal dicat silver saja sama ngulik logo S.H.I.E.L.D.-nya yang bikin ribet plus garis-garisnya juga...Halah makin ribet, kayaknya warna hitam lumayan cocok :D.

Btw pistol dari aksesori figure tentara itu juga cocok untuk figur 6", malah lebih terlihat oke daripada aksesori pistol bawaan (asli/official) dari figur Nick Fury itu sendiri. Cuma kurang rapih saja, tergantung cara memotongnya.

Sementara aksesori lainnya seperti hand grenade, smoke grenade, dan pisau memang lebih cocok untuk figur ukuran 3.75". Bisa dipakai oleh tokoh-tokoh urban seperti Punisher, Black Widow, dan Deadpool.


Monday, November 7, 2016

Professor Charles Xavier Wheelchair

Satu lagi action figur curah murah meriah yang perlu tambahan aksesori biar pol adalah Professor Xavier (Prof X) yang sama-sama dibeli bareng Elektra, Doctor Doom, dsb. 7-8 tahun yang lalu dalam kondisi loose...

Setelah ditelusuri ternyata Prof X ini buatan Toy Biz Seri Marvel Legends - X-Men Movie variant, versi regulernya jas abu.

Secara anatomi tidak ada yang salah, semua terpasang pada tempatnya, akan tetapi setelah dibandingkan dengan Prof X versi lengkap dari blister rupanya berbeda, versi blister (official) mempunyai bentuk mata yang besar serta alis yang tebal, sedangkan Prof X versi curah ini alisnya tipis bahkan hampir hilang, matanya juga sipit.

Dulu kondisinya masih bagus, cuma di bagian kepala ada bercak biru yang hampir menutupi wajah, bercak itu berasal dari cat jasnya, setelah dibersihkan menggunakan cairan Aseton (penghilang cat kuku) bercak itu hilang.



Butuh Aksesori Kursi Roda

Di komiknya Prof X diceritakan lumpuh (Paraplegic), sehingga dia membutuhkan kursi roda. Versi action figure dari Toy Biz juga demikian, sendi Prof X pada kaki dibuat los dan loncer! Jadi tidak bisa dipakai pose berdiri. Padahal di versi film animasinya yang berjudul "Whatever It Takes" (1991) Prof X sempat bisa berjalan dan berpetualang bersama Magneto di Savage Land.

Aksesori kursi roda untuk figur prof X memang sangat dibutuhkan, minimal kursi roda biasa bukan seperti versi filmnya, tapi mencarinya susah apalagi untuk figur ukuran 6". 'Gak terpikir sih membuat list tokoh komik atau film yang memakai kursi roda, terus hunting dan ambil kursi rodanya saja.

Lagipula siapa? Setahu saya cuma Oracle (Barbara Gordon) tokoh komik yang memakai kursi roda, dan baru-baru ini produsen bakal merilis versi action figur-nya. Selain mahal sayang juga sih :D

DC Direct pernah merilis seri Set "Birds of Prey Deluxe" ukuran 6" pada 2003, yang terdiri dari 3 figur yaitu Black Canary, Oracle, dan The Huntress. Oracle disertai aksesori kursi roda & laptop, bentuk kursi rodanya tidak terlalu spesifik jadi bisa dipakai oleh siapa pun termasuk Prof X, sayang di belakangnya tidak ada handle seperti versi komiknya, karena Oracle tidak suka didorong dari belakang.

Pada Desember 2016 yang akan datang DC Collectibles akan merilis figur Oracle 5,15" (Batgirl 6,9") dalam seri "Batman Arkham Knight Batgirl Oracle 2-Pack", ada aksesori kursi rodanya tapi terlalu spesifik dan kurang cocok dipakai Prof X.

Alternatif lainnya kursi roda dari Jack Sully dari film AVATAR (James Cameron), namun sayang ukuran figure-nya 3,75" jadi kursi rodanya mungkin terlalu kecil untuk dipakai Prof X, selain itu bentuknya juga kurang cocok.

Kursi Roda Mimori Togo

Setelah sekian lama terbengkalai karena figur ini tidak bisa diposekan, akhirnya figur Prof X bisa dipajang duduk memakai kursi roda dari aksesori figur Mimori Togo.

Kejutan banget karena di luar sepengetahuan saya ada tokoh anime yang memakai kursi roda, ukurannya lumayan pas, tapi lebih pas lagi untuk ukuran figur 7".

Bentuk kursi rodanya lumayan umum, jadi bisa digunakan untuk siapa saja, agak kurang sreg dengan bentuk roda bagian luarnya yang polos tanpa jari-jari, bisa ditambah huruf "X" sih, tapi biarain sajalah.

Warnanya biru, jadi lumayan nyambung dengan warna jas Prof X. Strukturnya lumayan mirip kursi roda standar, sayang rodanya tidak bisa berputar begitu juga dengan figur Mimori Togonya tidak ada sendi.

Karena pakai kursi roda dari Mimori Togo dengan bentuk standar paling referensinya ke Prof X versi komik klasik (X-Men), itu pun harus dilakukan beberapa perombakan di bagian pelek dan warna kursi roda agar lebih otentik, plus tambahan kain hijau untuk menutupi kaki seperti pada versi komiknya.

Untuk sementara sih dibiarkan standar dulu saja, karena kalau mau otentik perombakannya harus pada figurnya juga yang meliputi warna celana dan dasi, malas :D, happy hunting!

Sunday, November 6, 2016

RIP Hasmi Alias Mas Nemo Pencipta Gundala

Kronologi

6 November 2016, sekitar pukul 12.30 WIB, Pak Hasmi alias Mas Nemo pencipta Gundala Putera Petir telah meninggal dunia. Turut Berduka cita dan semoga keluarga yg ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Rest in peace. Amin.

5 November 2016, Pak Hasmi dikabarkan mulai membaik dan akan dipindahkan ke ruangan lain keesokan harinya.

4 November 2016, masih terbaring lemah.

3 November 2016, Pak Hasmi menjalani pemulihan pasca operasi.

31 Oktober 2016 Pak Hasmi dikabarkan menjalani operasi usus buntu pada pukul 11.00 WIT di RS Bethesda, Yogyakarta.

Biografi

Harya Suryaminata yang dikenal dengan Hasmi, lahir di Yogyakarta, 25 Desember 1946adalah salah satu komikus dan penulis skenario terkenal di Indonesia.

Karyanya yang dikenal adalah Gundala Putra Petir, seorang tokoh komik superhero Indonesia. Sebanyak 23 judul buku seri Gundala terbit antara 1969-1982. Tokoh Gundala ia ciptakan setelah Maza, yang telah lebih dulu muncul pada 1968.

Petualangan Gundala berakhir pada 1982 dengan buku terakhir berjudul "Surat dari Akherat". Sempat muncul kembali sebagai komik strip di Jawa Pos pada 1988, namun tidak bertahan lama.

Pendidikan

Ia terbiasa menggambar sejak masih duduk di bangku SMP BOPKRI 1 Yogyakarta. Setelah lulus SMA, Hasmi awalnya bercita-cita menjadi insinyur, namun ia gagal melewati tes masuk teknik Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pada tahun 1967 Ia mendaftar di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI), namun masa kuliahnya di kampus ini hanya bertahan dua tahun dan berakhir pada 1968. Ia memutuskan untuk keluar karena waktunya habis tersita untuk serial Gundala yang sangat digemari kala itu.

Pada 1971, Hasmi kuliah lagi di Akademi Bahasa Asing pada jurusan bahasa Inggris dan lulus pada tahun 1974. Pernah menjadi salah satu murid kesayangan dari perguruan BIMA (Budaya Indonesia Mataram), tetapi memutuskan untuk tidak aktif karena kesibukannya menggambar.

Setelah Gundala Putera Petir tidak terbit, Hasmi beralih menjadi penulis skenario, bahkan bintang tamu di sinetron. Sejumlah skenario film yang pernah ditulisnya antara lain Kelabang Sewu (disutradari Imam Tantowi), Lorong Sesat, Harta Karun Rawa Jagitan, dan beberapa film lainnya. Selain itu, ia aktif menulis skenario untuk acara ketoprak di TVRI Yogyakarta. Hasmi juga adalah penulis paling produktif di teater Stemka untuk acara televisi (Yogyakarta).


Monday, October 31, 2016

HB II Series II Wounded Hellboy - Includes Birdcage & Samaritan

Dulu pas dengan istri nonton film Hellboy: The Golden Army pernah ditanya "Punya action figure-nya 'gak?". Saya jawab 'gak punya. Saat itu figur Hellboy memang cukup langka, ada pun harganya gila, pokoknya bikin dompet menjeritlah.

Jauh sebelumnya pas jaman rame-rame jualan di Kaskus dan KG pasti ada yang tanya punya Hellboy 'gak? Aku kira nawarin eh ternyata mereka sedang cari. Sejak saat itu figur Hellboy menjadi wishlist, 'gak terlalu berharap tapi kalau dapat Alhamdulillah.

Sempat beberapa kali lihat penampakan figur Hellboy di grup dan toko online loose dan MOC, lihat harganya langsung "ngulapes" 'gak ada gairah. Baguslah, isi dompet selamat :D.

Sampai pada suatu hari ada penampakan lagi figur Hellboy dua versi di Facebook! Setelah tanya-tanya pada sellernya, ternyata harganya lumayan terjangkau! Memang bukan ori/asli, tapi recast.

Beli online memang agak "gambling" 'gak tahu kondisi barangnya bagaimana, jadi idealnya penjual harus jujur dan pembeli mesti kritis tanya sampai sedetail-detailnya. Bersyukur punya seller andalan, bersedia dikepoin, deal harga enak, fast respon, fair, dan jujur.

Awalnya sempat ragu & urung beli figur Hellboy karena saat itu seller-nya bilang 'gak ada sarung pistolnya, tapi akhirnya saya putuskan beli saja, soal sarung pistol 'kan bisa bikin sendiri, dari dua pilihan versi reguler dengan kaos hitam bercerutu kuba dan versi Hellboy terluka yang ditutupi perban, saya pilih yang pakai perban.

Selagi tunggu kiriman iseng-iseng survey, ternyata sudah ada beberapa seller lain jual Hellboy yang sama, saya tanya mereka tentang kondisi figur Hellboy-nya, ternyata di pinggangnya ada sarung pistolnya, 'gak terlihat karena tertutup jaket.

Jadi dag dig dug, figure Hellboy saya ada sarungnya 'gak ya?

Hellboy Recast

Setelah figur Hellboy saya datang, buru-buru dibuka dan langsung cek sarung (holster) pistol revolver di pinggangnya, dan ternyata ada! Lega, 'gak perlu cari-cari bahan kain buat holster Samaritan di Cigondewah dan berurusan dengan tukang jahit hehehe....

Figur dikemas dalam plastik bening tertutup (sealed), jadi seller 'gak bisa macam-macam. Kondisi barang apa adanya, memang sulit mengamati figur ini dalam kemasan plastik seperti itu, apalagi memeriksa holster handgun di balik jaket. Susah.

Bahan

Karena tidak punya figur Hellboy asli produksi Mezco, jadi tidak bisa membandingkan secara "apple to apple", jadi cuma bisa menyatakan kondisi figur Hellboy KW ini seadanya.

Di dalam kemasan plastik terdiri dari figur Hellboy dan Samaritan (pistol) yang dikemas dengan plastik kecil. Pas dibuka timbul semerbak aroma menyengat, tidak wangi seperti figur asli, tapi aroma itu segera hilang, dan pas dicium figur tidak lagi bau.

Aroma itu berasal dari jaket (coat), karena bahannya beda dengan badan figur. Bahan jaket ini seperti karet atau plastik elastis. Sedangkan bahan badan terbuat dari plastik solid tidak berbau.

Cat

Dipegang tidak lengket! Cukup aman, bau tidak nempel di tangan. Untuk ukuran recast pengerjaan cat pada figur ini cukup apik, berbagai teknik aplikasi cat seperti brush pada jaket dan badan, efek wash/dry brush pada celana dan pistol cukup mengesankan.

Detail efek logam pada ikatan jaket, sabuk, mata tombak, digarap rapih.

Efek darah pada perban berupa cat merah juga disertakan, namun kalau dibandingkan dengan figur versi asli di youtube warna merah pada versi recast lebih gelap, giginya tidak terlalu putih, dan tidak ada efek wash cat hitam/gelap di setiap tepian giginya sebagai efek sela gigi.

Aksesori

Figur Hellboy versi asli terdiri dari birdcage (sangkar burung) dan pistol revolver (Samaritan), versi recast cuma revolver saja. Logo Bureau for Paranormal Research and Defense (BPRD) pada Samaritan (pistol revolver) versi recast tidak dicat perak seperti pada versi asli, efek wash/dry brush warna perak pada versi recast tidak terlalu kentara, tapi cylinder-nya bisa dibuka sama seperti versi asli. Tidak terdapat trigger (pelatuk) seperti versi asli.

Sendi

Seret! Malah sendi pinggang harus diputar agak keras. Semua sendi berfungsi dengan baik, artikulasi figur Hellboy recast sama dengan aslinya, sendi-sendi tersebut terdapat pada kepala, bahu, lengan atas, sikut tangan kiri, pergelangan tangan, torso, pinggang, selangkangan, lutut, dan pergelangan kaki. Di ekornya ada sendi putar.

Malah seperti yang terlihat di youtube sendi versi asli mudah copot! Versi recast relatif aman, setidaknya masih belum sempat dimainkan sih hehehe. Secara anatomi semua bagian terlihat normal, tidak ada defect seperti dislokasi atau salah pasang part. Aman.



Sculpt

Sekilas hampir sama dengan versi asli, ya namanya juga recast, nge-mold dari versi asli, namun 'gak tahu dari asal cetakannya dari figur atau langsung dari prototype yang jelas figur Hellboy ini oke banget!

Overall, puas! Walaupun tanpa kemasan card blister dan aksesori sangkar burung, namun figur Hellboy recast ini cukup worth it! Rata-rata seller jual per-set yang terdiri dari Hellboy reguler (kaos hitam) dan versi Wounded. Ada juga yang jual satuan, enjoy, dan happy hunting!