Monday, February 11, 2013

Figurine: Kecil-kecil Cabe Rawit

Ochmaigod! Mainan yang sebelumnya disangka gurem ternyata mainan berlisensi loh! Di Indonesia (baca: Bandung) produk ini beredar sebagai mainan bootleg. Dijualnya juga random sporadis di mana-mana.

Memang gak semua produsen mainan mampu mengadakan promosi besar-besaran seperti halnya hasbro, toybiz (alm.), mattel, dsb pada event-event besar seperti launching film atau SDCC.

Sangat disayangkan *menghela nafas* sebenarnya produsen ini pegang lisensi sebuah produk *ehmmm* "bergengsi" namun produknya kurang dikenal publik karena kurang/gak promosi.

Memang, dilihat dari sisi desainnya produk-produk tersebut bukan sebagai ujung tombak pemasaran, hanya sekadar memenuhi selera pasar saja.

Contohnya figurine Hulk dengan tinggi 7 cm ini, hampir di banyak toko mainan/gift shop ada. Harganya pun bervariasi, mainan ini lolos dari mata konsumen karena promosinya yang kurang.

Wujudnya kurang representatif, sculptnya gak detail, tidak berartikulasi, paint job datar, ukurannya pun kecil. Kalau diibaratkan makanan figure tersebut seperti gorengan, bukan makanan jenis Pizza ato semacamnya yang wuenaaaak banget sekaligus mengenyangkan.

Figurine Hulk setinggi 7 cm ini beredar di Bandung secara sporadis, 
tanpa kemasan, dan kadang-kadang tanpa base. Figurine yang penulis sangka 
gurem ini ternyata produksi Grani and Partners, perusahaan mainan asal 
Hongkong yang diberi hak pembuatannya oleh Marvel. Atas: gambar resmi
dari produsen, bawah: foto yang diambil oleh penulis. 
Jadi bukan mainan "utama" dari produk-produk yang akan dijual oleh produsen, melainkan hanya bagian dari "gimmick" ato "merchandise".

Klo mikir distribusi lieur, karena barang-barang tersebut belom tentu masuk Indonesia melalui retail resmi. Blom lagi regulasi dari pemerintah, banyak yang mesti dibahas.

Ya…Mesti bersyukur deh barang-barang tersebut masuk secara "sporadis" yang penting ada hehehe…Walaupun memang agak "ngek" juga sih karena melibatkan faktor keberuntungan atau hoki *sigh*

Wednesday, February 6, 2013

Celana Kontroversial

Hulk pertama kali tampil abu, oranye, biru, cokelat, bukan 
hijau dan ungu seperti yg dikenal sekarang. Celananya
juga blom jadi kontroversial heuheu...

Beda dengan hero lainnya Hulk gk terlalu fashionable dlm penampilannya. Do'i cuma pake celana ungu rombeng saja. Itu pun sering diprotes "harusnya 'kan celananya juga ikut robek!" *sigh*.

Susah untuk menjelaskan, tapi kalau yg ingin tahu ato ehmmm sedikit kepo tentang hal itu, yuks mari kita bahas.

Mainframe

Berdasarkan komiknya Banner selalu terlihat memakai celana kain jenis baggy, celana ini bisa dibilang gombrang, jd jika ada penambahan ukuran & massa dari orang yg memakainya, maka celana ini masih mampu menutupi bagian tubuh orang tsb.

Sebelum Hulk dikenal dengan penampilannya yg massive spt sekarang, Hulk digambarkan tampil tidak jauh melampaui tinggi orang  (barat=178 cm) pd umumnya secara drastis. Hulk tampil di atas rata-rata tinggi & besar orang normal saja. Jadi Hulk masih bisa pake celana ukuran normal walaupun ada bagian-bagian tertentu yang robek.

Saat itu otot Hulk sama atau sedikit lebih besar dg orang yang berlatih binaraga dengan baik dan idealnya memang begitu, karena kalau ototnya berkembang jauh melebihi anatomi orang normal maka pergerakannya akan sangat terbatas sekali.

Sebenarnya selain otot, struktur tulangnya juga berubah menjadi lbh besar & panjang untuk mengimbangi proporsi ototnya yang berkembang. Sementara organ-organ lainnya turut menyesuaikan.

Lalu bagaimana dengan otak? Bukankah otaknya juga ikut membesar? Harusnya 'kan makin besar makin pintar? Ada semacam faktor psikologi yg mempengaruhi otak Banner ketika berwujud Hulk. Pernyataan tsb bisa jadi benar, karena Hulk pernah jadi pintar ketika seorang psikiater (Doc Samson) menangani sisi psikologisnya dengan benar.

Dari gambaran di atas sebenarnya wujud Hulk tidak terlalu besar, kata "monster" yang identik dengannya lebih cenderung ditujukan pada sifatnya yang destruktif. Beda dengan penulis, seorang ilustrator akan menerjemahkan kata "monster" lewat penggambaran bentuk fisik yang "besar" dan "menakutkan", disinilah distorsi yang berlebihan berawal.

Perbandingan tinggi Giant Gonzalez.


Komparasi Tinggi Hulk Dengan Pegulat Profesional

Walaupun banyak yang bisa membuktikan potensi Hulk bisa setinggi orang-orang pemegang rekor dunia di alam nyata akan tetapi mesti ada patokan, andaikan orang normal setinggi 2 meter jadi Hulk dia bisa jadi lebih tinggi lagi, tinggi Bruce Banner 5,95 kaki atau sekitar 1,8 meter! Jika berubah jadi Hulk abu tingginya menjadi 6,6 kaki/2,1 meter, dan Hulk hijau 7,6 kaki/2,3 meter saja.

Bandingkan dengan pemegang rekor tertinggi manusia yang bisa mencapai 8,11 kaki/2,45 meter! Setinggi Hulk di film 2008 loh! Giant Gonzalez seorang atlit gulat profesional dengan tinggi 7,6 kaki/ 2,3 meter dah bisa mewakili proporsi Hulk, dah keren kok gak perlu pake CGI atau kalaupun perlu ambil data badannya lewat mocap saja :P

Jadi ingat! Sebenarnya Hulk itu bukan raksasa! Jadi do'i masih bisa pakai celana ukuran manusia normal.


Model Celana dan Hukum Fisika, Jembatan antara Hulk Realis dengan Dunia Khayal

Hulk versi serial televisi. Sosok Hulk paling ideal 
dan masuk akal.
Bila pijakannya alam realis, maka Hulk versi serial televisi "The Incredible Hulk" adalah Hulk paling ideal yang bisa dicapai oleh ilmu pengetahuan saat ini. Steroid saja dah bikin orang "pepelendungan" apalagi efek dari ledakan sinar gamma (fiktif)?

Kembali ke soal celana...Dalam film tersebut Hulk masih bisa pakai celana ukuran orang normal secara "layak" karena memang ukuran Hulk masih bisa dicapai oleh manusia secara alami yang didukung latihan olah raga yang baik dan benar. Ya, bisa disimpulkan busana Hulk dalam hal ini seperti binaragawan tinggi besar dg pakaian kekecilan ukuran S...Hal itu tentu saja bikin Hulk semakin marah :))

Mari kita analogikan transformasi Banner ke Hulk dengan orang yang melakukan binaraga, dalam binaraga hampir "ehmmm" semua otot bisa dikembangkan kecuali....(maaf) yang itu tuh...

Otot-otot yg sangat berpotensi untuk bertambah besar adalah otot pundak, sayap punggung, lengan atas, dada, paha, dan betis. Jika kita fokus ke bagian pinggang ke bawah, maka bagian celana yang robek yaitu bagian paha, betis, dan lutut. Sedangkan bagian selangkangan akan cenderung konstan :P

Pernahkah kalian memakai celana panjang agak ketat lalu bersujud dan khawatir bagian belakang kalian robek karena fleksibilitas celana tsb tertahan pada bagian lutut? Yup, di situlah letak keajaiban celana Hulk, berkat bagian lutut ke bawah sering robek karena pembesaran otot dan tulang maka do'i masih bebas berkeliaran memakai celana rombeng tsb.

Hei, bagaimana dengan pinggang! Pinggang sedikit banyak masuk ke anatomi pinggul, proporsi pinggul antara pria dengan wanita beda, pinggul pria cenderung lurus, gak banyak lemak dan jaringan otot, mau dilatih sekeras apa pun hasilnya gak terlalu signifikan.

Namun karena tetap ada faktor otot dan tulang yg membesar maka kancing celana Hulk sering digambarkan copot, hal tsb untuk memberikan ruang bagi ukuran baru hasil transformasi supaya lebih fit. Fleksibilitas dari bahan kain celana juga sangat membantu. Seringkali dalam komiknya kancing celana Hulk sering digambarkan tertutup oleh sisa robekan kain kameja yang tertahan oleh lingkar pinggang celana.

Seperti yg kita tahu model celana antara pria dan wanita berbeda. Pada model celana pria selalu diberikan ruang ekstra di bagian selangkangan, ruang itulah yang membuat celana tsb tetap menempel pada badan Hulk.

Atas: Perubahan Hulk pada awal kemunculannya di komik, bawah: apapun warna celana Banner kalau berubah jadi Hulk 
warnanya berubah ungu! :D

Estetika dan Etika, Kerancuan Hulk Dalam Komik dan Film

Hulk klasik tahun 60-an, tinggi dan besar Hulk 
masih bisa dicapai oleh pegulat profesional.
Berdasarkan tulisan di atas ukuran Hulk sebenarnya gak terlalu besar sehigga masih bisa mengenakan celana orang dengan ukuran normal.

Lalu apa yg membuatnya menjadi "raksasa"? Tentu saja gaya gambar ilustratornya dalam menggambarkan sosok "monster"! Seberapa besar pun mereka menggambarkan Hulk, mereka akan tetap mematuhi "hukum celana" tsb.

Secara estetika Hulk memang cocok digambarkan sangat besar dan berotot, tapi secara logika gak 'kan mungkin Hulk memakai celana sesempit begitu bukan? Karena unsur khayalannya yg sangat tinggi, hal tsb gak terlalu dipermasalahkan. Pertimbangan etika juga perlu, masa Hulk berpetualang kemana-mana telanjang? Gak baik untuk perkembangan psikologis anak-anak kelak 'kan? :D.

Hulk modern tahun 90-an, proporsi Hulk digambar semakin lebay.
Selain gaya gambar, kerancuan yang timbul seringkali karena intepretasi penulis yang berbeda-beda. Ada yang mengatakan "...Makin marah Hulk makin besar dan kuat Hulk..." lalu ukuran "Grey Hulk lebih kecil daripada Green Hulk" dsb.

Tapi ingat ya! Itu dalam konteks komik dan dalam komiknya pun sebesar-besarnya Hulk gak pernah digambarkan seukuran Godzila (raksasa).

Misalnya kalau Grey Hulk diasumsikan setinggi Lou Ferrigno (pemeran serial "The Incredible Hulk") sekitar 1,9 meter, maka ketika Hulk makin marah paling tingginya akan mencapai tinggi pemain gulat (WWF), sejauh ini pemain gulat tertinggi mempunyai ukuran 2,3 meter. Jadi masih bisa memakai celana ukuran manusia normal tentunya.

Hulk versi film 2003. Pakai celana
elastis.
Celakanya kebanyakan orang berpikir tentang Hulk berdasarkan komik Hulk yang telah mengalami distorsi ukuran akibat gaya gambar para ilustrator komiknya. Seiring dengan perkembangan teknologi Computer Generated Image (CGI) hal tersebut semakin menjadi-jadi ketika image Hulk dalam komik diaplikasikan langsung ke dalam filmnya dengan berbagai penyesuaian memakai kerangka logika.

Dalam film Hulk 2003, sosoknya jelas digambarkan berdasarkan komik, "besar" Hulk bukan "besar" yang normal dan masuk akal, mereka pun "keukeuh" berusaha menjelaskannya sampai memakan hampir dari 3/4 durasi film!

Penjelasan tersebut sampai pada bahasan celana, walaupun gak secara langsung, akan tetapi dalam film tersebut mereka terlihat jelas menyiapkan celana khusus untuk ukuran Hulk yg tingginya mencapai 4,5 meter! (tinggi akhir, pd awal kemunculannya tinggi Hulk sekitar 2 meter-an lebih).

Kiri: Hulk versi film 2008. Supaya masuk akal pada film ini, ada adegan  
Bruce Banner membeli celana ukuran yang jauh melebihi ukurannya.  
Kanan: celana yang dipakai Hulk di atas masih bisa dijumpai dalam 
kehidupan sehari-hari.
Sosok Hulk dalam film Hulk 2008 digambarkan lebih kecil dari sebelumnya, yaitu sekitar 2,5 meter. Jelas Hulk versi ini masih bisa memakai celana ukuran manusia normal dengan amat-amat tidak nyaman sekali saudara-saudara sekalian :D.

Pada salah satu scene-nya Banner membeli celana ukuran yang jauh lebih besar daripada ukuran normalnya sebagai antisipasi dari perubahannya menjadi Hulk kelak.

Dalam film The Avengers 2012, jelas sekali Banner memakai celana yang "agak gombrang". Banyak yang bilang bahwa Hulk versi ini paling ideal, tidak terlalu tinggi sekitar 2,1 meter.

Gak jauh dari tinggi Lou Ferrigno (pemeran serial Hulk 70-an) yang tingginya 1,9 meter, bedanya dalam film ini proporsinya lebih lebar dan ada penyesuaian dari segi anatominya sehingga penampilan Hulk masih agak "ngomik" tapi masih tampak realistis. Dan yup, masih bisa memakai celana ukuran normal dong!

Hulk versi film 2012. Pas!
Ya begitulah makin ke sini Hulk makin diperkecil patuh pada "hukum celana", jika gak masuk celana gak masuk akal. Ilustrator seperti Jack Kirby, Herb Trimpie, dan Mike Mignola dari tahun 60 sampai pertengahan 80-an sebenarnya cukup ideal menggambarkan Hulk dalam bentuk monster yang proporsional.

Bibit penggambaran "lebay" muncul ketika Todd McFarlane di akhir tahun 80-an, awalnya do'i masih menggambar Hulk secara proporsional, lama-kelamaan seperti menemukan gaya Hulknya sendiri, McFarlane mulai membuat proporsi Hulk makin distorsi. Disusul kemudian oleh Jeff Purves, Dale Keown dst, meneruskan tradisi menggambar Hulk "larger than life" dengan ukuran celana seadanya :D.