Monday, April 30, 2012

Ilustrator Komik Gantung Diri

Sejauh ini kabar meninggal seorang ilustrator komik gak jauh dari sakit atau usia tua....Beda dengan musisi atau aktor...Sebab kematian mereka begitu variatif dan eksentrik....Rupanya Al Rio seorang komikus merubah stereotip tersebut.

Al Rio merupakan ilustrator komik yang dikenal karena gambar-gambar ceweknya yang aduhai telah meninggal dunia pada 31 Januari 2012 dengan cara gantung diri.

Al Rio lahir di Alvaro Araújo Lourenço do Rio 19 Mei 1962 dibesarkan di Fortaleza, paling Utara di Brazil, Kariernya dimulai di Rio de Janeiro, Brazil, sebagai artis 90-an untuk pelajaran bahasa Inggris setempat.

Setelah bekerja sebagai sutradara animasi di tempat yang sama, dia menjadi animator di Disney cabang Brazil yang menangani film seri kartun Aladdin.

Setelah bergabung dengan comic-centric international art agency Glass House Graphic di awal 90-an, dia mulai bekerja untuk DC Comics.

Kepandaian Al Rio dalam membuat gambar perempuan seksi dikenal melalui komik terbitan Wildstrom yang berjudul Gen 13. Karena kemampuan tersebut Al Rio banyak bekerjasama dengan berbagai penerbit komik diantaranya Marvel, Vertigo Press, Dark Horse, Chaos Comics, Avatar Press, Crossgen, Zenescope, Image, dll.

Selain ilustrator handal AL Rio dikenal sebagai orang yang baik, selain mengajar murid-murid dia juga sebagai penyumbang untuk bidang kesenian.

Al Rio meninggalkan tiga anak yaitu Rene, Adrille, dan Isabel, serta isterinya Zilda. Al Rio dimakamkan di Cemitério São João Batista, Fortaleza, Brazil.

Jadi inget komikus negeri ini....Entahlah, dengan kondisi carut marut negeri ini "uyuhan" komikus Indonesia bisa tahan banting! Bayangkan komikus sekaliber  Al Rio saja bisa gantung diri...Ya lepas dari yang melatarbelakangi tindakan tsb....

Salut dengan komikus kita yang masih bertahan, bisa dipastikan mereka punya mental juara! Berani ambil profesi sebagai komikus di negeri ini! Menghadapi gempuran luar dalam dan masih bertahan....

Hormati usaha mereka dengan cara yang baik....Dukung mereka untuk berkarya dan terus berkarya, majulah komik Indonesia!

Sumber: cdn.bleedingcool.net, berdasarkan tulisan David Campiti.

Sunday, April 29, 2012

So Close So Closure


Sering jengkel kalau lihat gambar yang disukai terlihat gak utuh! Entah karena overlapping dengan objek tertentu, dicroping, dan sebagainya….Terpaksa menggunakan satu diantara penggunaan teori gestalt yaitu closure! Oyeaaah!

Pada prinsipnya suatu objek akan dianggap utuh walaupun bentuknya tidak tertutup sepenuhnya di sebut closure, kita dapat mengenali bahwa suatu objek gambar utuh padahal gambar tersebut tidak lengkap atau tertutup sesuatu.

Beruntung jika mendapatkan bagian yang hilang tersebut di tempat lain dan dengan sedikit usaha menggabungkannya menjadi satu gambar yang utuh :P gambar di atas sekadar contoh saja dari closure ya….:D

Selain Closure (penutupan bentuk), prinsip-prinsip Gestalt lainnya adalah: Proximity (kedekatan posisi), similarity (kesamaan bentuk), dan continuity (kesinambungan pola).

Dalam promotion artnya sosok Black Widow Avengers selalu ditampilkan gak utuh!

Dengan sedikit usaha tiga gambar Black Widow di atas digabungkan...Hasilnya bisa dilihat pada gambar di samping....Masih kurang, mudah-mudahan dapat bagian kaki dan lengan kirinya dengan pose yang sama...

Meh, harapannya sih dapat gambar Black Widow dalam pose itu utuh! Versi stiker gedenya cuma ada pose lagi nendang dan berdiri menghadap depan....:D

Alert 06/06/12!

Horeee! Akhirnya dapat juga image Black Widow Scar 'Jo  yang dibutuhkan....Gak perlu diudat-edit karena dah tampil representatif....Cukuplah....Walaupun belum puas karena resolusinya kecil....Dah gitu kakinya gak dilihatin utuh....Croping sialan! Eniwey berikut gambar yang dah diedit....gambar aslinya dapat dari www.comicbookmovie.com dalam poster itu ditampilkan background gak penting yang bisa mengaburkan objek sesungguhnya dalam poster tersebut....;)

Black Widow-Scar 'Jo.

Ayo warnai....Pasti betah....



Tuesday, April 24, 2012

Mutar-Muter Cari Tumbler

Harapan malam ini dapat tumbler Avengers-Hulk bonus dari Cinema XXI....Di Jakarta bulan April dah beredar! Di Bandung sampai saat ini....Belom...Baru cari di BTC Pasteur sih tapi bisa dipastikan tumbler Cinema XXI di Bandung belum rilis.

Tumbler Avengers dari XXI Cinema.  goldenlinknorthamerica.com

Padahal baca di forum ada beberapa orang yang dah dapat tumbler Avengers ini seharga Rp 50.000....Ya namanya juga ibu kota negara...Pasti paling update laaaah....Sementara di Bandung cuma dapat sisa saja....Kata pelayan counter pop corn di sana.

Ini seperti kasus bonus happy meals McDonald Marvel Heroes 2010...Jangankan di Bandung, setahu saya di Indonesia yang beredar cuma Hulk, Spider-Man, Iron Man, dan Wolverine....Padahal masih ada The Thing, Silver Surfer, Captain America, dan Human Torch....Itu pun selang beberapa bulan kemudian setelah di luar sana terlebih dulu beredar...:(

Begitu juga dengan merchandise Avengers dari Cinema XXI ini....Di iklannya terdapat gantungan kunci, nyatanya gak tersedia...

Sebelum mutar-muter, sempat mampir ke Griya berkunjung ke lorong makanan lihat rak sereal Koko Krunch sugan we bonusnya serealnya mainan Avengers....:D ternyata bukan :(

Akhirnya balik dengan tangan hampa...Lihat indikator bensin dah mo kosong....Pulang disuguhi berita ttg subsidi BBM...Jadi inget lagi peristiwa mutar-muter cari Pertamina Dex di SPBU Bandung....lagi-lagi susah....Jarang yang jual.

Kiri: Petron, kanan: Jollibee
Mudah-mudahan list di atas bisa membantu :D. Sambil terus nongkrongin televisi nunggu iklan McD semoga bulan Mei mereka ngeluarin Happy Meals bonus mainan Avengers....:P

Selain tumbler XXI Indonesia, sejauh ini tumbler lainnya ada di Jollibee dan SPBU Petron Philipina...Di Jollibee bisa mendapatkan mainan, mug, dan komik. Heran Philipina bisa mendapatkan lisensi Avengers ya? Brazil juga! Salah satu fast foodnya yg bernama Habib dapat lisensi jual pernak-pernik Avengers....

Akhir Pencarian 10/5

Setelah cari di XXI BTC, Ciwalk, dan Blitz PVJ Bandung, gak berhasil dapat tumbler Avengers, sebenarnya di Blitz PVJ masih ada tapi tanpa figurine...Malas...Dah gitu belinya mesti ada tiket nonton Avengers...Weleeeh...Masih berharap di XXI BSM...Tp pasti gak jauhlah....Situasinya pasti sama.

Yaaah dari kejadian ini ada beberapa point yang mesti diperhatikan:
  • Dari semua franchise yang dapat lisensi jual merchandise film belum tentu ada, hanya tempat-tempat yang srategis menjaring audience saja yang jual tuh merchandise....
  • Pastikan kalau nonton/makan di tempat yang jual merchandisenya...Karena kalau ada aturan beli merchandise harus pake tiket sbg salah satu syaratnya sebaiknya jangan nonton di tempat yg gak menyediakan merchandise tsb, walaupun franchisenya sama. Ketika kamu pingin merchandisenya dan harus mendapatkan di tempat lain sedangkan kamu gak mau nonton dua kali...Bisa repot, kecuali ada deal2 tertentu dg teman kamu atau tujuannya mmg benar2 nonton...
  • Ada baiknya telepon dulu ke tempat tujuan atau bisa browsing di internet tentang promosi apa saja yg ditawarkan.
  • Phone a friend, cari cari infonya bisa lewat teman-teman kalian yang tempat nontonnya beda-beda, klo bisa mungkin bisa nitip :)).
  • Kalau sempat nontonnya minggu pertama pemutaran film, kalau bisa sih pas premiere....
Sementara itu dulu....Mudah-mudahan dengan point di atas kalian tidak perlu gigit jari...Apalagi sampai ngacay-ngacay segala....Happy hunting! 

Monday, April 23, 2012

Film Hibrida

Ujug-ujug ngidam ingin nonton film hibrida antara live action dengan animasi 2D, inget waktu SD nonton film jenis ini untuk pertama kali judulnya The Three Caballeros. Aneh, waktu itu malah kecewa nontonnya, karena ada unsur "manusia" di film kartun itu, padahal pingin banget nonton kartun full.  Rada aneh melihat sesuatu yang gak lazim.

Beberapa lama kemudian dengar film jenis ini lagi judulnya Who Framed Roger Rabbit....Kesan pertamaku pasti meh, seperti yang ditonton waktu kecil....Antara satu dengan lainnya kok gak nyambung....Kurang selaras, dan berbagai keganjilan lainnya....Gak minat nontonnya, tapi lama kelamaan penasaran juga....Terlebih setelah lihat triler film Space Jam pada acara ulasan film di TV swasta.

Lihat Space Jam keren! Interaksi antara tokoh manusia dan kartun tampak selaras, nyaman saja lihatnya beda dengan film jenis ini yang saya tonton waktu kecil. Hmmm bagaimana dengan film Who Framed Roger Rabbit yang dibuat sebelum film Space Jam? Jadi pingin nonton, akhirnya setelah download kurang lebih tujuh jam hanya untuk ditonton kurang dari dua jam.....Yah gak mengecewakan! Keren...Asyik-asyik saja nontonnya :D

Film live action dan animasi 2 Dimensi (2D) adalah film yang mengkombinasikan aktor sungguhan dengan animasi, biasanya dalam hal interaksi.

Teknik ini berawal dari animasi pendek berjudul The Enchanted Drawing karya J. Stuart Blackton (1900) yang menceritakan dirinya sedang menggambar topi, botol wine, gelas, dan rokok di kanvas. Dia mengambil objek-objek yang dia gambar keluar dari kanvas menjadi objek sungguhan lalu mengembalikannya lagi ke dalam kanvas menjadi gambar kembali.

Setelah itu kreasi Winsor McCay berjudul Gertie the Dinosaur (1914) yang memperlihatkan seorang narator (aktor hidup) berinteraksi dengan lingkungan dan tokoh animasi yang bernama Gertie. Pada salah satu adegannya Gertie menangkap jeruk yang dilempar narator ke arahnya, jeruk sungguhan digantikan oleh jeruk animasi ketika lepas dari genggaman narator. Puncaknya narator tsb masuk ke dunia animasi lalu menunggangi Gertie. Ketika si narator sungguhan masuk ke dunia animasi narator tsb digantikan oleh versi animasinya.

Selain kedua film tsb, film bisu gabungan antara live action dan animasi 2D adalah Koko the Clown (1919-1920) produksi Max Fleisher dan film animasi pendek Alice Comedies (1920-an) produksi Walt Dsney yang bercerita tentang seoarang gadis kecil bernama Alice berinteraksi dengan karakter kartun.

Ketika film sudah bersuara, pada tahun 1940 Warner Bros membuat film kartun berjudul You Ought to Be in Pictures, dibintangi Daffy Duck dan Porky Pig, disutradarai oleh Friz Freleng. Film tsb bisa dipandang sebagai nenek moyangnya tokoh Roger Rabbit (1988). Lalu ada adegan menari antara Gene Kelly (aktor hidup) dengan Jerry Mouse (tokoh animasi) dalam satu scene pada tahun 1945.

Studio Disney telah memproduksi film live action yang dicampur dengan animasi 2D dalam beberapa filmnya antara lain:
  • The Three Caballeros 1945, Donald Duck melompat-lompat dengan beberapa penari Amerika latin dan Aurora Miranda yang memberikan ciuman pada Donald.
  • Song of the South (1946).
  • So Dear to My Heart (1964).
  • Mary Poppins (1971).
  • Bedknobs and Broomsticks (1971).
  • Pete's Dragon (1977).
  • Who Framed Roger Rabbit (1988).

Dengan iklan promosi dan teknologi film Who Framed Roger Rabbit dan Space Jam mendapatkan kesuksesan yang luar biasa, beberapa film sejenis dari berbagai studio berusaha untuk mengikuti jejak kedua film tsb, diantaranya: Cool World da Looney Tunes: Back in Action, walaupun tidak ada dari keduanya yang mendapatkan kesuksesan setara dengan Roger Rabbit dan Space Jam.

Teknik kombinasi film hidup dan animasi dipakai juga untuk keperluan iklan khususnya yang ditujukan kepada anak-anak agar lebih menarik perhatian mereka.

Teknik Pembuatan

Pada dasarnya animasi yang digabung dengan live action dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya dua film negatif (animasi dan live action) yang di print dalam satu film, yang lebih canggih lagi penggunaan printer optik atau kamera aerial image animation yang mampu membidik dalam posisi yang akurat.

Pada adegan di film Mary Poppins, mereka syuting live action dulu, dimana aktornya duduk di depan background berupa lukisan. Lalu pinguin ditambahkan pada proses editing dengan menggunakan cel transparan.

Dengan berkembangnya era efek digital, penggabungan antara film hidup dan animasi (2D dan 3D) menjadi hal yang biasa saja. Misalnya di film Star Wars dan Lord of the Rings beberapa elemen animasi ditambahkan di film itu yang hampir tidak dikenali sebagai animasi saking realistiknya. Karena tampilan elemen animasi itu tidak bergaya kartun.

Diterjemahkan dengan bebas dan sangeunahna dari wikipedia.